ARTIKEL SILAT

Blog EntryGerak Silat dalam MargaluyuDec 24, '07 12:43 PM
for everyone

by: ian syamsudin

 

Selama ini kebanyakan jagad persilatan lebih mengenal Gerak Badan Margaluyu Pusat (“Margaluyu”) yang berpusat di Cicalengka, Bandung sebagai sebuah tempat pengolah tenaga dalam dan pernafasan.  Sedikit  yang mengetahui bahwa dalam Margaluyu sebenarnya ada juga ilmu silat atau maenpo yang diajarkan dan menjadi salah satu kekayaan budaya yang tak terkira harganya.

 

 

Ada Maenpo dalam Margaluyu

 

Bertempat di kediaman salah seorang pelatih dari Margaluyu, Rama Wijaya, yaitu di Jalan H Muhi III No. 33 Pondok Pinang, penulis berkesempatan menyaksikan pembukaan pelatihan pencak silat Margaluyu, yaitu Seulah Erih.  Untuk itu banyak terima kasih untuk Mas Rama yang telah dengan tangan terbuka dan berbaik hati menyambut kami serta berkenan diambil beberapa photonya.

 

Menurut penjelasan Mas Rama;  pendiri dan sumber kelimuan Margaluyu yaitu Abah Andadinata sebelum menciptakan ilmu Margaluyu (silat dengan olah nafas alhikmah) adalah seorang pesilat maenpo yang tangguh dan unggul. Yang kerap dibuktikan dalam berbagai pertarungan maupun dalam ibingan di daerah Jawa Barat.  Baru kemudian setelah beliau mendalami ilmu keislaman pada tarekat-tarekat  semisal pada Syeh Haji Abdul Kahpi dan Ajengan Asep Samsudin serta di tempat lainnya,; Abah Andadinata menggabungkan ilmu maenpo yang dikuasainya dengan ilmu hikmah, yang pada masa itu belum banyak perguruan atau tokoh yang mengenal perpaduan ini. Maka jadilah ilmu margaluyu yang dikenal saat ini yaitu gerak dengan pernafasan atau tenaga dalam.

(sumber : http://www.margaluyu-pusat.net/ )

 

(salah satu aplikasi ‘patahan’ yang diperagakan oleh 2 orang murid Margaluyu)

 

Namun demikian, sesuai dengan akar Margaluyu yaitu maenpo (silat sunda), setiap gerak pernafasan yang sekarang terangkum dalam 10 jurus wajib Margaluyu sebenarnya memiliki aplikasi beladiri fisik (maenpo).  Dikarenakan  10 jurus wajib tersebut kendati sederhana, dengan kejenenialan Abah Andadinata, merupakan inti dari ilmu silat yang dikuasaianya.  Bahkan jurus yang paling terkenal dari Margaluyu sendiri yaitu Payung Rasul, sejatinya merupakan inti sari dan perasan dari ilmu silat warisan keluarga Abah Andadinata yaitu ilmu peksi muih. (Sumber: http://margaluyu-pusat.blogspot.com/ )

 

Jadi jelaslah keterkaitan antara ilmu olah nafas/tenaga dalam dengan ilmu pencak silat (Maenpo) di Margaluyu. “memang selama ini orang lebih banyak mengenal Margaluyu sebagai perguruan tenaga dalam, tetapi sebenarnya lebih dari itu, dalam ML tersimpan kekayaan budaya yaitu maenpo atau pencak silat, yang selama ini seolah tertutup oleh ilmu tenaga dalamnya “, ungkap Mas Rama.  Secara keilmuan ilmu pencak silat  Margaluyu dipengaruhi oleh maenpo cikalong, sabandar, kari dan madi serta khaer.

 

 

 

SEULAH ERIH

 

Seulah Erih sendiri sebenarnya adalah maenpo yang diajarkan di Margaluyu dan menurut sejarahnya ilmu ini diturunkan dari Juragan Rd Haji Soma. Sejatinya nama Seulah Erih adalah nama sebuah tempat (desa) di cianjur tempat darimana ilmu ini berasal.  Hampir semua senior Margaluyu menguasai ilmu ini karena dapat dikatakan ilmu ini salah satu gerak maenpo yang wajib dikuasai. 

 

Dalam memainkan Seulah Erih ini karakter kari terlihat agak jelas dengan gerakan yang keras, cepat dan bertenaga.  Setiap gerakan menangkis sekalipun dilakukan dengan tegas, cepat dan dengan tenaga penuh.  “Agak cocok untuk anak muda”, kata Mas Rama. Mengingat kaum muda yang masih penuh semangat, enerjik dan memiliki tenaga yang berlebih.

 

(Sedang berlatih Seulah Erih)

Seulah Erih sendiri hanyalah salah satu sari sekian banyak maenpo atau ilmu silat dalam Margaluyu. Masih ada paleredan, padungung, dan lain sebagainya.  Dapat pula dikatakan bahwa Seulah Erih sendiri merupakan ‘pembuka’ bagi padungdung.  Kendati pembuka gerakan dalam Seulah Erih cukup panjang dan memiliki beberapa variasi, sehingga menjadi ajang yang tepat untuk mengolah diri dan juga kecerdasan.

 

(Mas Rama sedang memberi contoh gerakan maenpo Seulah Erih)

 

“Silat itu melatih diri dan kecerdasan secara menyeluruh, tidak hanya fisik tapi juga mental, bahkan spiritual “, tegas Rama.  Yang kesemuanya diolah dengan menggunakan gerak fisik silat yang di dalamnya terkandung unsur konsentrasi, koordinasi, mawas atau sadar akan diri baik fisik maupun non fisik, keseimbangan, energi dan rasa.  “kadang-kadnag dalam latihan, gerak kakinya sudah benar, eh tanganya yang salah; gerak tangan benar, eh kakinya salah; tangan dan kaki sudah benar geraknya  nafasnya salah; tangan kaki dan nafas sudah benar, eh rasa-nya belum pas”, ujar Rama sembari memperagakan beberapa gerakan untuk memberi contoh betapa pentingnya kesatuan raga,mental dan jiwa.  Rama melanjutkan: karena yang diolah juga kecerdasan, kita juga harus cerdas dalam melihat banyak hal misalnya “yang gaib itu harus logis, kalau tidak logis mungkin hal itu sekedar khayalan atau lamunan”. 

 

Hantaman Badan Sebagai Senjata dan Olah Rasa dalam Gerak

 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Mas Rama, setidaknya ada 9 jenis  pencak silat atau maenpo yang terdapat di Margaluyu diantaranya Selah Eurih, padungdung, golempang, liter O, peksi muih dan lain sebagainya.  Masing masing permainan memiliki kekhasan dan juga keunikan masing-masing, meski dapat dikatakan bahwa setiap gerak maenpo memiliki makna beladiri yang handal.  “tidak ada gerak yang  sia sia atau kembang yang tidak perlu”, tegas Rama.  Semua gerak tangan, kaki dan bahkan badan juga bisa menjadi serangan atau tangkisan yang ampuh. 

 

Khusus untuk penggunaan tubuh sebagai senjata dalam beladiri, hal ini menjadi salah satu keunikan tersendiri dalam khasanah pencak silat Margaluyu.  Bagian bahu dapat dipergunakan sebagai hamtaman pada lawan dalam posisi dan jarak yang memadai.  Begitu juga ‘hantaman badan’ dengan mendayagunakan badan bagian samping dan atau bagian belakang, ternyata dapat menjadi ‘pukulan’ yang mengejutkan sekaligus melumpuhkan karena dapat melemparkan lawan hingga jauh dan terjatuh.  Belum lagi punggung atau pinggul yang semuanya bisa ‘memukul’ dalam jarak rapat.  Salah satu cirri maenpo adalah keistimewaannya dalam bermain jarak dekat (close guard) atau jarak rapat.  Dalam jarak begini, serangan hantaman badan menjadi sangat efektif.

 

Bagaimanapun juga penguasaaan jurus tidak semata hapalan.  Kendati pada tahap awal, fasih melakukan gerakan karena dihapal juga penting. Namun tidak cukup hanya berhenti hingga disana.  Dalam pengolahan lebih lanjut, dengan diimbangi latihan  tekun, konsisten dan benar; penguasaan jurus akan meresap ke rasa.  Sehingga dalam tahap tertentu, aplikasi dari pengunaan jurus tidak lagi berupa hapalan.  Berpikir pun dalam sebuah pertarungan yang terjadi cepat, sudah tidak sempat dilakukan sehingga rasa-lah yang semestinya memimpin.

 

“:kita sudah tidak mikir mau menggunakan jurus apa. Semuanya keluar dan mengalir begitu saja. Saya bahkan tidak tahu jurus apa yang akan muncul. Semua sesuai dengan keadaan yang dihadapi dan rasa yang bersemayam disini”, ujar Rama sambil menujuk pada dadanya.

 

 Tidak hanya berbicara, Rama kemudian mempraktekkan apa yang dikatakannya. Seorang temannya menyerang dari depan dengan pukulan lurus, lalu Rama dengan halus meyambut serangan itu dan entah bagaimana prosesnya—karena begitu cepat-- si penyerang sudah terjatuh di lantai di hadapan Rama.  kemudian Rama meminta si penyerang untuk berusaha bangun atau langsung menyerang lagi, lalu di penyerang pun langusng menyerang dengan tangan dan kakinya dan tiba-tiba tubuhnya sudah terlempar ke bagian belakang Rama.  Adegan ini secara sekilas orang mungkin akan melihat seperti permainan dalam aikido. Namun tentu memiliki perbedaan secara mendasar, karena peran olah rasa yang mendapat porsi dan tekanan disini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Olah Senjata

Tidak hanya maenpo saja, ternyata ada juga permainan senjata yang sempat  diperlihatkan oleh salah seorang murid Margaluyu, dengan memainkan golok kembar.

 

(Ini dia golok ganda/kembar diperagakan oleh Indra)

 

Nah, program pencak silat dalam margaluyu ini dapat diikuti oleh siapapun tanpa harus ikut melatih gerak pernafasan Margaluyu. Akan lebih baik jika memang mengikuti program keduanya yaitu oleh nafas/tenaga dalam dan ilmu silat fisik/maenpo. Karena keduanya sebetulnya memiliki keterkaitan.  Dalam gerak silat (maenpo) kita membutuhkan pengaturan nafas yang baik dan benar dan juga kadar tenaga yang mencukupi yang bisa didapat dari olah nafas.  Dalam olah nafas, kita juga tetap membutuhkan aplikasi praktis untuk beladiri.  Sehingga keduanya bisa saling melengkapi.

 

 

 “Margaluyu terbuka bagi siapapun yang ingin mendalami tenaga dalam atau maenpo dan atau keduanya”, dengan tersenyum Rama menjelaskan.  Diuraikan lebih jauh bahwa tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti pelatihan ini sejauh mematuhi ‘talek’ Margaluyu yang dapat dibaca pada situs/website mereka.   Dengan berseloroh Mas Rama berkata,“mungkin  yang  paling senang kala ada anggota keluarga ikut Margaluyu adalah para istri, karena dalam Margaluyu dihimbau untuk cukup  memiliki satu istri saja..ha ha ha”.

 

(untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi ke Bertempat di Jl. H. Muhi III No. 33, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Telpon ke Bagas 081380801282 atau Indra 021-98825001 atau www.margaluyu-pusat.net )


Beberapa waktu lalu saya dan beberapa teman dari komunitas sahabat silat dan wartawan tempo mengunjungi rumah H. Nunung. Lokasi tepatnya di jl harun no21a rt2/7 sukabumi utara, kebun jeruk jakbar 11540. Generasi ke tiga pewaris silat cingkrik ini masih tampak segar dan sigap di usianya yg ke 59. Pensiunan guru SMP ini juga menjabat sebagai ketua umum silaturrahmi pendekar jakarta.

Ia bercerita awal mula ketertarikannya terhadap silat. Dahulu almarhum ayahnya, Bp Asnawi adalah supir delman yg mempunyai tanah luas di daerah rawa belong. Karena sering mendapat gangguan dari perman yg sering menyerobot tanah ayahnya yg luas itu. di rumah ayahnya itu jaug sering dipakai oleh Ki Ajid dan Ki Ali belatih silat. Mereka adalah generasi ke dua silat cingkrik.

Pak nunung sempat bercerita ttg sejarah silat cingkrik. Silat ini tidak sengaja di temukan oleh seorang petani yg bernama Ki Maing (1817an). Waktu itu ia tidak sengaja memperhatikan gerakan monyet yg dipelihara oleh tetangganya yg bernama Nyi Nasare. Ia sangat tertarik dag gerakan monyet yang dpt mengindar ketika dipukul dg tongkat kayu. Bahkan monyet itu bisa merebut tongkat yg di pegang Ki Maing. Dari gerakan monyet itulah ia menciptakan jurus yang sangat sederhana.

Kemudian ia mempunayi 3 murid yaitu Ki Ali, Ki Ajit dan Ki Syarie. Para murid ini melihat jurus yg diajarkan Ki Maing begitu sederhana, sehingga kemudian mereka menambah gerakan untuk memperkaya jurus tersebut. Ki ali mempunyai murid bernama Ki Sinan dan Ki Goning. Ki Ajit mempunyai murid bernama Ki ayat dan Uming. Ki Syarie mempunyai murid bernama Ki wahab.  

Sedangkan Pak Nunung sendiri selain belajar kpd Ki Ali ia juga belajar cingkri dari: Ki Legod, Ki Ayat, Wahab, Uming, Hamdan dan Entong. Ia juga belajar beberapa aliran lain seperti: Silat Sinding (kalimantan) dari  Nurdin. Silat Tasik dari  Rais Barais. Silat Cikalong dari wijaya, H mahmud, Usman, Marga dan Sain. Dan Silat Gerak Saka dari Bang Pi'i.

Menurut Bp.nunung kata cingrik bersal dari kata jingkrak jingkrik. Yang  diilhami dari gerakan monyet tsb diatas. Silat cingkrik jg tdk ada kaitan keilmuan dg si pitung. Sejarah cingkrik dikaitkan dg cingkrik krn ada keturunan si  pitung yg belajar cingkrik. Dan mengusulkan menambahkan kata pitung untuk nama perguruan yg dibuat bp nunung yaitu jatayu tumbal pitung.

Bp nunung berita cita untuk membuat organisasi yg mengikat seluruh aliran dan perguruan cingkrik yg ada di indonesia. Namun sayangnya sampai saat ini cita2 tersebut blam terlaksana. (akp)

Narasumber: Bp. H. Nunung -  Rawa belong, Jakarta

 


Blog EntryALAMAT ALIRAN & PERGURUAN SILATJul 27, '07 6:50 AM
for everyone

PASEBAN LAMA-BETAWI: paseban lama yg ngajar kong salim. latihannya minggiu pagi jam 5.30. alamatnya jl kencana 1 rt 4/4 no b4 kebon duren kalimulya depok. masuk dari kota kembang depok.

CIT BITIK-BETAWI: jl aup barat rt11/6 no 47 jati padang pasar minggu jaksel.latihan malam senin & kamis jam 8.

BEKSI-BETAWI:Sekertariat dan Informasi Jl. Cileduk Raya No. 10 RT 002 RW 03, Kelurahan Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.12230 No. Fax : 021-725 3703 Hotline : 0815 995 3219

3 BERANTAI (SI PECUT-SI KILAT-SERA- SABAR): bang ibrahim. kebon baru jak sel 085692941536

BUNDER-BANTEN: KH ismail ramli. jl masjid al-itihad bojong pondok terong rt01/05 pancoran mas depok. jabar. 

MARGALUYU PUSAT: komplek panasonic gobel a4/13 rt4 cimanggis depok (pelatih bp bambang). jl muhi III/33 pondok pinang jaksel (pelatih mas rama) 

JIEN CHIN: jl mampang prapatan 15 duren tiha jaksel. pelatih kang adnan 08569345596. latiahan tiap malam sabtu dan minggu tiap jam 23.00.

GERAK GULUNG BUDIDAYA-BOGOR: jl. raya ciomas pagelaran. depan smp PGRI 3 kampung ciomas harapan rt1/2 desa ciomas induk bogor (pelatih kang awang) jl taman apel 3/234 tanjung duren grogol. pelatihnya kang iwan

CINGKRIK SINAN-BETAWI: masjid LIPI. jl gatot subroto. dilatih oleh bang husni setiap minggu pagi jam 8.30

GERAK SAKA: bang nunung-gg salam ujung. rawabelong jakbar. bang nani-jl jamhur 2 no 94b jagakarsa jaksel

IPOSI-BETAWI: rt7/5 batuampar condet jaktim. 081511026125 (bang didi)  

JUMIN: jl kapt tendean gg damai (pelatih haji co'eh)

CINGKRIK GONING: padepokan pencak silat TMII jaktim. latihan tiap sabtu pagi jam 9. Jl.  Semeru Raya gg. 6 Rt 06/ Rw 09 Kelurahan Grogol, Jakarta Barat Telp. +6281310223511

CIKALONG:padepokan pencak silat TMII jaktim. latihan tiap sabtu pagi jam 9.

SABENI:padepokan pencak silat TMII jaktim. latihan tiap sabtu pagi jam 9.

MUKA DUA: jl masjid al mubarok rt10/3 no 39 menteng dalam jakarta

PS SIN LAM BA: kolat universitas sahid dan smun 44 ( bang udin 02192845521) kolat alexindo rawalumbu beksi (bang gepeng a.k.a. andi sofyan)

DI BAWAH INI ADALAH ALAMAT SILAT BETAWI DARI MAS O'ONG MARYONO

01. Al Fauziah                                     
Marhasan Lili Sa’ari                 
Pengajian Al Fauziah. Jl. Kebon Kelapa Tinggi. Rt 0014/013.
Utan Kayu Jakarta Timur.
 
02. Benteng Betawi
Suradi Sa’aman
Kp.Kelapa Moncokerto
Jakarta Timur
 
03. Cemeti Utama
Atut Karyoto
Utama/B.O
Pos.Duri Kalibaru Rt.002/07
Gg.Fatahillah IV/14 Kel.Kalibaru
Jakarta Barat.
 
04. Dasa Budhi
Ujang Rasidhi dan Nurdin
Jln.Kramat Jaya Rt.005/01 Johor Baru
Jakarta Pusat.
 
05. Gerak Sakti
M.Sani dan Abdurachman
Jl.Kramat Kwitang IC/12B,
Jakarta Pusat
 
06. Gerak Saka
H.Sjafei
Jl.Petojo Binatu II/28
Jakarta Pusat.
 
07. I.S.K.P
Toha Sayuti dan Yaya Alikittan
Jl.Kramat Pulo Dalam Gg.14/C 133.Rt.009/004
Jakarta Pusat
 
08. Kera Putih
Moh.Nurdin
Jl.Jamblang I Dalam Rt.0013/05 No.19
Kerl.Duri Kec.Tambora
Jakarta Barat.
 
09. Macan Betawi
Drs.Zuarmansyach
Jl.Keserdehanaan No. 35 Rt.011/05
Keagungan, Jakarata Barat
 
10. Mustika Kwitang
Zakaria
Jl.Kramat Kwitang I/II
Jakarta Pusat.
 
11. Putra Utama
Mursani
Utama
Jl.Kayu Manis IX Rt.007/09 no.56
Jakarta Timur.
 
12. Pusaka Sapu Jagat
Endang M.S
KebonPala I/32
Jakarta Timur
 
13. Purbakala
M.Nawawi
Jl.Ciputat Raya
Gg.SarmiliRt.003/04. No.25
Kebayoran Lama
Jakarta Selatan
 
14. Putra Condet
Kontongan
Sa’aman
Gg.Mesjid Batu Ampar
Condet, Jakarta Timur
 
15. Putra Jakarta
M.Soleh (Oce)
Sa’aman
Otista III Kebon Nanas Utara II Rt. 005/07 No.8
Jakarta Timur.
 
16. Pusaka Jakarta
Atik Suwardi dan S.Sanusi
Jl.Minagkabau Dalam No.03/Rt/005/06
Menteng Atas Jakarta Selatan.
 
17. Sutera Baja
Drs.Soedarmadji
Oot Wasipodo
Jl.Cilosari 29 Cikini
Jakarta Timur.
 
18.
18. Sunda Kelapa
Ismail Wijaya
Sa’aman
Gg.Gobel TMII
Jakarta Timur
 
19. Sinar Betawi
Ramelan dan M.Soleh
Jl.Baru Ancol Rt.016/05
Sunter Jakarta Utara.
 
20. Sinh Lam Ba
A. Laysyak
MT.Saputra Jaya
Galur Selatan Rt.005/02 No.7
 
Harun Achmad
 Jl.Topas Jakarta Pusat.
 
21. P.S.R.I Syahbandar
Drs.M.Haidir dan T.M. Satiri
Jln. C.2 Karang Anyar No.222
Jakarta Pusat.
 
22. Permata Sakti
Ir.Moch.Ihsan
Jl.Raya Kebon Jeruk No.50 Kel.Kebon Jeruk
Jakarta Barat.
 
23. Kancing7Bintang 12
H.Sani
Gg.Mas Ali I No.5 Rt.008/03
Kel.Tanah Tinggi
Jakarta pusat
 
24. Lembayung Senja
 
25.Waris Pusaka Kwitang
Cacang
Jl.Kramat Kwitang III B RT.007/06
 
27. Tiga Berantai
Achmad Bunawar
 
28.Sinar Paseban
Cucung
Jl.Paseban no.49 Belakang Kel.Paseban
 
29.Mutiara
Jl.Kampung Gedong
Jakarta Timur
 
30.Segara Mustika
Achmad Sachroni
Jln.Pelopor Kel.Tegal Alur, Cengkareng
 
31. Papat Kalima Pancer
Jl.Kerajinan Sekolah STM
Jakarta barat
 
32. Rumpun Betawi
Mahmud Persing II 009/01
Kalianyar Jakarta Barat
 
33. Jurus Berantai
Achmad Musa
Jl.Songsi Jakarta Barat
 
34 Cingkring Goning
A.Sasmita
Dr.Semeru Raya Gg.VI
KampungKramat RT.005/09
Grogol Jakarta Barat
 
35. Selendang Putih
Kp.Susukan Rt.009/07
No.55 Kel.Susukan
Jakarta Timur
 
36. Putra Jaya
Marsan
Kp.Ceger, Cipayung TMII
Jakarta Timur
 
37. Siku siku hitam
H.mamak
Kebayoran Lama
Jakarta Selatan
 
38. Bunga Rampai
Abd.Somad
Jl.Persina Raya Tambora
 
39. Persahabatan
M.Soleh
Jl DD Belakang tukang sate
 
40.Beksi Simprug
Sucipto
Jl.Sinabung, Kp.Simprug RT./002/06 Kel Grogol Selatan
41. Bharata
Mudjimien Condet
 
42. Gerak Sanalika
Nunung
Rawa Belong
Jakarta Barat
 
43. RTI.Kartika Jaya
Saari
Jl.Mawar RT.001/06
Condet, Cibubur.
 
44.Tangan Kosong
Ali su”eb
Jl Haji Salihun
Jakarta 12220
 
45. Ayu Pusaka
Marullah
Jl.Pramuka Sari 3
Jakarta Timur
 
46. MS.Jalan Enam Pengasinan
Uwi Effendi
Paseban Timur
Jakarta Pusat
 
47. Serasi Betawi
Amir Sn dan Ma’ruf
Jl.Paseban Timur Gg.14/D -283
Jakarta Pusat
 
48. PS Simpu
Partono
Jl.H.A.Latif no 32 Rt.006/07
Karet Tengsin
Jakarta Pusat
 
49. Taqwa Betawi
Imam Sugiman dan RDS Surapati
Jl.Paseban Timur
Gg.8/D-149
Jakarta Pusat
 
O'ong Maryono
73 Soi Thonglor 19, Khlongtan-Nua, Wattana,
Bangkok 10110
Thailand.
Mobile Phone: +6641058853
E-mail:oong53@yahoo.com
www.kpsnusantara.com

 


Blog EntryKELEMBUTAN ALA CIKALONGJan 23, '07 6:01 AM
for everyone

"setelah nempel dengan haji aceng sejurus kemudian alda dibawa turun dan darrrr....hanya dengan sedikit sentuhan tubuh alda terhembas kebelakang sejauh beberapa meter. ia terhempas bagaikan terkena pukulan kontak/tenaga dalam."  

jika cina punya tai chi, jepang punya aikido maka indonesia punya cikalong. yah, beladiri asal cianjur ini terkenal dengan gerakan aplikasi nan lembut.

cikalong diciptakan olh h. ibrahim (r. jayaperbata) yang hidup di tahum 1816-1906. setelah belajar kepada 17 guru (cimande, kari, madi, ma'aruf dll) kemudian beliau berkahlawat di sbuah goa. di goa iitulah h.ibrahim mnciptakan aliran cikalong.


Blog EntrySEJARAH SIN LAM BAJan 22, '07 4:24 AM
for everyone


Ilmu sin lam berasal dari Syekh Abdul Karim Banten , Tokoh Tarekat Qadiriyyah terkenal di Asia Tenggara di akhir abad 19. Setelah pecahnya perang Banten yang digagalkan Belanda 1888, putra-putra beliau menyingkir ke pedalaman Karawang utara sekitar 15 km timur laut Rengas Dengklok dan mendirikan sebuah pesantren.

Rombongan ini dipimpin putra beliau yang belakangan dikenal dengan nama Haji Odo (wafat 1930 an dalam usia hampir 100 tahun) yang kemudian memberikan pengajaran ilmu hikmah kepada Pak Toha dari Menteng Dalam dan dilanjutkan oleh 2 tokoh besar yaitu Alm. Haji Harun Ahmad (pendiri Sin Lam Ba) dan Alm. Mohammad Syaki Abdus Syukur (pendiri Al Hikmah yg bertempat tinggal di Cisoka Sukajami Banten. penerusnya anaknya H Romli Ismail)

Sebelumnya, Pak Toha merupakan opsir belanda desersi yg kmudian pergi ke pesantren Haji Odo untuk menuntut ilmu kesaktian. Disini ia tidak langsung diberi ilmu tsb. Namun ia diberi tugas sebagai marbot(penjaga) masjid yg bertugas utk membersihkan masjid dan mengisi air untuk wudlu . Setelah sepuluh tahun tahun berselang barulah Haji Odo mengijinkan Pak Toha untuk mengambil salah satu manuskrip/kitab yg ada di langit langit masjid. Kitab yg dipilihnya berjudul " ilmu yg bekerja jika dizalimi orang lain". 

Dalam kitab itu berisi tentang jurus lima dan amalan-amalan doa. Jurus lima ini merupakan jurus wajib yg harus dikuasi setiap murid sin lam ba selain ilmu pencak silat yg setiap kolat memiliki jurus yg berbeda2. 

Setelah sepuluh tahun meninggalkan betawi, pak toha kmbali ke rumah orang tuanya. Sesampainya disana ibunya kaget melihat kdatangan pak toha yg dikira telah mati. Stlah mlpa rindu kemudian pak toha mencari kakaknya. Ternyata sang kakak sedang berlatih silat. Tak lama kemudian keduanya terlibat adu silat yg kemdian dimenangkan oleh pak toha dengan ilmu kontaknya, yaitu menjatuhkan lawan dari jarak jauh/tampa menyentuh. Dahulu sin lam ba memang terkenal dengan sebutan ilmu kontak.

Kemudian pak toha mewarisi ilmunya kepada tujuh anaknya yaitu haji mugeni (cang muk), haji harun, haji sarbini (cang sarbini), pak abdul rauf (cang rauf),..........,.............,...............(maaf catatannya ktinggalan he2). Sepeninggal pak toha, ps sin lam ba dipimpin olh alm. H.Harun.   
 
note: untuk ps. sin lam ba bisa latihan di smun 44 dan universitas sahid.untuk info lebih lajut bisa hubungi pelatihnya namanya bang udin di no hpnya 08121840902.

sumber:pak abdul rauf (sespuh sin lam ba), bang udin (platih sin lam ba)

 


 

  1. Kata Pengantar

Cingkrik goning?  Cingkrik apalagi nih pikirku? Setahu ku cingkrik memang silat dari daerah betawi. Aku mernang pernah belajar sewaktu kuliah di UI namun tidak tamat he he. Namanya Cingkrik abdul hamid. Sewaktu aku bekerja di transtv pun aku pernah meliput cingkrik di daerah rawa belong. Di daerah ini cingkrik cukup dikenal dan berkembang.

 

  1. Sejarah Cingkrik Goning

Setahu ku cingkrik memang maenannya Bang Pitung. Jagoan dari daerah marunda. Konon orang tuanya orang bugis yg menetap di Batavia. Ada yg bilang dia robin hoodnya betawi, ada juga yg bilang pitung itu perampok. Mana yg benar aku tak tahu pasti. Yg pasti pitung mati di tembak belanda di daerah…... Catatannya bisa dilihat di perpustakaan Leiden, Belanda.

 

Menurut pak bambang cingkrik terbagi dua. Satu, cingkrik goning yang mengandalkan tenaga fisik . Dua, cingkrik sinan yang mengandalkan tenaga dalam/ ada unsur mistiknya. Cingkrik goning memang disebarkan oleh orang yang bernama Kong Goning. Waktu itu Kong Goning sering pergi berbulan-bulan ke daerah tanjung priuk untuk belajar cingkrik. Namun entah siapa gurunya, tak ada yg tahu. Setelah itu Kong Goning mewariskan ilmunya ke kong usup putai.

 

Nah Pak Bambang sendiri belajar sejak tahun 1966. Kala itu ia berumur 11tahun. Waktu itu Ia melihat tukang bambo dari daerah rempoa belajar silat dengan Kong Usup Putai.  Karena setiap hari Pak Bambang datang ke tempat latihan maka oleh Kong Usup Putai  ia di tanya apakah ia mau belajar silat. Pak Bambang menjawab mau. Kemudian oleh Kong Usup Putai Pak Bambang disuruh untuk meminta izin dari orang tuanya.  Setelah itu mulailah Pak Bambang belajar silat dg Kong Usup putai. Sampai akairnya Pak Bambang menikah dengan putri Kong Usup Putai yang bernama…… . Pak Bambang sendiri telah belajar selama .....tahun sampai Kong Usup Putai meninggal dunia. Tapi sebelum meninggal beliau berpesan kepada Pak Bambang jangan sampai mati obor (punah-red).

 

  1. Jurus dan Aplikasi

Cingkrik goning teridiri dari 12 jurus dan 80 teknik bantingan.

 

  1. Pembelajaran

Ada 4 tahapan dalam lempelajari cingkrik goning. Tahap pertama, murid harus menguasai 12 jurus cingkrik goning.  Setelah itu diadakan syukuran/tasyakuran dengan membawa pisau silet,  tape singkong, rokok gentong, rokok gudang garam merah, biskuit 7 rupa dan kembang 7 rupa.  Pisau silet dimaksudkan agar ilmu yg kita pelajari bisa menjadi tajam setajam silet.  Kembang 7 rupa agar ilmu yg kita pelajari dpt membuat nama kita harum seharum 7 bunga tersebut.  Sedangkan tape singkong dan rokok gentong ditujukan untuk mengenang kong goning karena dia sangat menyukainya.  Dan rokok gudang garam merah merupakan kesukaan Kong Usup Putai. 

Tahap kedua,  murid mempelajari sambut.............

Tahap ketiga,  murid mempelajari 80 bantingan khas cingkrik goning.

Tahap keempat, murid mempelajari jual beli atau teknik sparring.

Untuk mempelajari cingkrik goning harus dg jumlah yg genap. karena latihan dilakukan dengan berpasangan. Latihan cingkrik goning yg diajarkan Bapak Bambang dibuka dengan membaca surat al-fatihah kemudian dilanjutkan dengan senam pemanasan, latihan gerak jurus, latihan tanduk/teknik 80 bantinagan kemudian diakhiri dengan latihan jual beli (latihan sparring). Kepada muridnya yg beragama islam pak  bambang berpesan agar jangan sampai meninggal kah sholat 5 waktu agar mendapat berkah dari ALLAH swt.

 

  1. Ciri Khas dan Filosofi

Banyaknya teknik bantingan/kuncian inilah yg merupakan daya tarik tersendiri dari cingkrik goning.  Bahkan teknik kunciannya dapat bersaing dengan teknik aikido, jijutsu atau judo.  Ciri lainnya, semua tekniknya dilakukan dengan satu hitungan. Jadi kecepatan dan ketepatan merupakan unsur yang penting dari silat ini.  Selain itu silat ini lebih bersifat defensif atau menunggu serangan lawan. Begitu lawan mengelurakan serangan seketika kita maju kedepan untuk menangkis dan melumpuhkan serangan lawan, hal ini disebut tubruk. Bisanya  serangan cingkrik goning tertuju kearah leher. Em, memebuat saya teringan deng silat harimau hijaiyah dari langkat.  Jika tenam-teman ada yang tertarik dengan cingkrik goning dang ingin berlatih dengan Pak Bambang dapat mendatangai alamat dibawah ini. Pak Bambang juga dpt mengajar secara privat.

 

 

  1. Alamat latihan

Bapak TB Bambang

Jl.  Semeru Raya gg. 6 Rt 06/ Rw 09

Kelurahan Grogol, Jakarta Barat

Telp. +6281310223511

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.