Beberapa waktu lalu saya dan beberapa teman dari komunitas sahabat silat dan wartawan tempo mengunjungi rumah H. Nunung. Lokasi tepatnya di jl harun no21a rt2/7 sukabumi utara, kebun jeruk jakbar 11540. Generasi ke tiga pewaris silat cingkrik ini masih tampak segar dan sigap di usianya yg ke 59. Pensiunan guru SMP ini juga menjabat sebagai ketua umum silaturrahmi pendekar jakarta.

Ia bercerita awal mula ketertarikannya terhadap silat. Dahulu almarhum ayahnya, Bp Asnawi adalah supir delman yg mempunyai tanah luas di daerah rawa belong. Karena sering mendapat gangguan dari perman yg sering menyerobot tanah ayahnya yg luas itu. di rumah ayahnya itu jaug sering dipakai oleh Ki Ajid dan Ki Ali belatih silat. Mereka adalah generasi ke dua silat cingkrik.

Pak nunung sempat bercerita ttg sejarah silat cingkrik. Silat ini tidak sengaja di temukan oleh seorang petani yg bernama Ki Maing (1817an). Waktu itu ia tidak sengaja memperhatikan gerakan monyet yg dipelihara oleh tetangganya yg bernama Nyi Nasare. Ia sangat tertarik dag gerakan monyet yang dpt mengindar ketika dipukul dg tongkat kayu. Bahkan monyet itu bisa merebut tongkat yg di pegang Ki Maing. Dari gerakan monyet itulah ia menciptakan jurus yang sangat sederhana.

Kemudian ia mempunayi 3 murid yaitu Ki Ali, Ki Ajit dan Ki Syarie. Para murid ini melihat jurus yg diajarkan Ki Maing begitu sederhana, sehingga kemudian mereka menambah gerakan untuk memperkaya jurus tersebut. Ki ali mempunyai murid bernama Ki Sinan dan Ki Goning. Ki Ajit mempunyai murid bernama Ki ayat dan Uming. Ki Syarie mempunyai murid bernama Ki wahab.  

Sedangkan Pak Nunung sendiri selain belajar kpd Ki Ali ia juga belajar cingkri dari: Ki Legod, Ki Ayat, Wahab, Uming, Hamdan dan Entong. Ia juga belajar beberapa aliran lain seperti: Silat Sinding (kalimantan) dari  Nurdin. Silat Tasik dari  Rais Barais. Silat Cikalong dari wijaya, H mahmud, Usman, Marga dan Sain. Dan Silat Gerak Saka dari Bang Pi'i.

Menurut Bp.nunung kata cingrik bersal dari kata jingkrak jingkrik. Yang  diilhami dari gerakan monyet tsb diatas. Silat cingkrik jg tdk ada kaitan keilmuan dg si pitung. Sejarah cingkrik dikaitkan dg cingkrik krn ada keturunan si  pitung yg belajar cingkrik. Dan mengusulkan menambahkan kata pitung untuk nama perguruan yg dibuat bp nunung yaitu jatayu tumbal pitung.

Bp nunung berita cita untuk membuat organisasi yg mengikat seluruh aliran dan perguruan cingkrik yg ada di indonesia. Namun sayangnya sampai saat ini cita2 tersebut blam terlaksana. (akp)

Narasumber: Bp. H. Nunung -  Rawa belong, Jakarta

 


taufanericson wrote on Sep 19, '07
Naf Ngak mampir ke rumah gw sekalian deket rumah bang nunug..
silatsilat wrote on Sep 22, '07
walah gw gak kepikiran pan. emang blah mananya rumah bang nunung? ntar g lebaran k rumah lu de
44332211 wrote on Oct 11, '07
gw masuh ngak per caya am cerita bang nunug,, soal gr gw punya versi cerita yang beda?
silatsilat wrote on Oct 15, '07
bisa di share ceritanya?
44332211 wrote on Oct 27, '07
halow aryana ....ini sambungan yang kemarin ,,tentang singkrik....,,mnurut guru saya ..versinya hampir sama am,,yang ada di www.singkrik.blogspot.com,,,gimanaya? saya jd bingung. memang bener seperti hal diatas itu tidak penting, tp menurut saya..seluk beluk tentang demikian itu ...adalah sesuatu yang patutnya kita harus ketahui..soalnya itu terasuk sejarah..and kita ngak boleh mengubahnya ,,coz kita pasti akan cerita am anak-anak kita....trus klo versinya berbeda...ereka alah berfikir klo itu cuma dongeng atw rekayasa belaka...trus sejarah singkrik bakalan ilang di makan jaman.???nah...louwww
silatsilat wrote on Nov 12, '07
karena dalam setiap sejarah selalu ada distorsi baik yg disengaja maupun tidak. tapi menurutku cerita bang nunung lebih masuk akal karena jaman pitung dan jaman berkembangnya cingkrik rentang waktunya terlalu lama.
44332211 wrote on Nov 17, '07
ada kakek yang berusia +/- 86 th, dia termasuk kakek yang tau betul tentang segala hal yang menyangkut tentang dunia persilatan khusus untuk silat betawi..saya sempat bertanya kepadanya, mengenai cingkrik..saya ceritakan persis seperti yang diceritakan bang nunung lalu di publiskan oleh bang aryana.belum sempat menjelaskan panjang lebar tentang sejarah nya,kakek tersebut malah marah marah dan mengusir saya..beliau mengatakan"jangan sekali-kali ennte dateng kemari, klo cuma ngomong yang ngak bener.."hu....
gimana dong bang. yang saya bingungin salah saya apa?
silatsilat wrote on Nov 30, '07
lha...trus ga jadi cerita? wheleh2..... itulah kelemahan orang2 kita lemah dalam hal menulis sejarah...hiks.
44332211 wrote on Dec 10, '07
menulis ap menjelaskan?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.